https://www.jti.publicascientificsolution.com/index.php/rp/issue/feed Jurnal Teknik Indonesia 2026-07-27T04:17:20+00:00 Admin publica.scientific@gmail.com Open Journal Systems <p><img src="https://jti.publicascientificsolution.com/public/site/images/admin/citescore-jti.png" alt="" width="700" height="169" /></p> <p><span class="typography_f0ad1e sans_f0ad1e"><strong>Name</strong>: Jurnal Teknik Indonesia<br /><strong>E-ISSN </strong>: <a href="https://issn.perpusnas.go.id/terbit/detail/20221125061628119">2964-8092</a><br /><strong>P-ISSN </strong>: <a href="https://issn.perpusnas.go.id/terbit/detail/20221125441774249">2963-2293</a><br /><strong>DOI : <a href="https://search.crossref.org/?q=2964-8653&amp;from_ui=yes">10.57096</a></strong><br /><strong>Period </strong>: 4 issue per year (Three Months)<br /><strong>Indexing and Abstracting </strong>: <a href="https://app.dimensions.ai/discover/publication?search_mode=content&amp;and_facet_source_title=jour.1457896"><strong>Dimension,</strong></a> <strong><a href="https://scholar.google.com/citations?user=E7D2n78AAAAJ&amp;hl=id&amp;authuser=7">Google Scholar</a></strong>, <strong><a href="https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/journal/view/30136">Garuda</a></strong>, <strong><a href="https://search.crossref.org/?q=2963-2293&amp;from_ui=yes">Crossref, </a><a href="https://drive.google.com/file/d/100aG1SATDS9Smop_omQQE7xZH8cXYmp5/view">Sinta 4</a></strong><strong><br /></strong><strong>Publication Guidelines : </strong> <a href="https://publicationethics.org/guidance/Guidelines" target="_blank" rel="noopener">COPE Guidelines</a><strong><br /></strong></span><span class="typography_f0ad1e sans_f0ad1e"><strong>Publisher </strong>: Publica Scientific Solution<br /><strong>Society/ Institution:</strong> Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan</span></p> <p> </p> <p align="justify"><span class="typography_f0ad1e sans_f0ad1e">Jurnal Teknik Indonesia </span>is a double blind peer-reviewed academic journal and open access to Engineering fields. The journal is published Three Months (<span class="typography_f0ad1e sans_f0ad1e">4 issue per year)</span> by Publica Scientific Solution.</p> <p><span class="typography_f0ad1e sans_f0ad1e">Jurnal Teknik Indonesia </span> publishes research articles in Engineering sciences, which includes: Informatics Engineering, Architectural Engineering, Electrical Engineering, Civil Engineering, Mechanical Engineering, Industrial Engineering, Petroleum Engineering, Environmental Engineering, Naval Engineering, Chemical Engineering, Nuclear Engineering, Telecommunication and Air Navigation Engineering, Aircraft Engineering, Materials Engineering, Engineering Robotics, Biomedical Engineering, Marine Engineering, Mining Engineering, Metallurgical Engineering, Geodetic Engineering, Planology Engineering (Region and City Planning), Geological Engineering, Automotive Engineering, Road and Bridge Design Engineering, Bioprocess Technology, Refrigeration and Air Conditioning Engineering, Graphic Engineering, Manufacturing Automation and Mechatronics Engineering, Automotive and Robotic Engineering, Computer Systems Engineering, Electrical Power Engineering, Physics Engineering, Heavy Equipment Engineering, Building and Platform Engineering, Construction Economics Engineering (Quantity Surveyor), Marine Systems Engineering, Energy Conversion Engineering, Piping Engineering, Airport Electrical Engineering, Irrigation Engineering (Water Resources).</p> https://www.jti.publicascientificsolution.com/index.php/rp/article/view/924 Rancangan dan Implementasi Aplikasi Web Telusur Benda Uji Proyek Konstruksi Menggunakan Metode Prototyping dengan Nuxt.Js dan Mongodb 2026-07-14T21:29:13+00:00 Syahid Abdullah syahid.abdullah@lecturer.unsia.ac.id Riad Sahara syahid.abdullah@lecturer.unsia.ac.id Cian Romadhona Hassolthine syahid.abdullah@lecturer.unsia.ac.id Gusti Bagus Cahya Utama syahid.abdullah@lecturer.unsia.ac.id Joanne Landy Tantreece syahid.abdullah@lecturer.unsia.ac.id <p>Proses telusur benda uji pada proyek konstruksi, mencakup pencatatan bahan masuk, benda uji, hasil pengujian, hingga pengecoran, masih banyak dilakukan secara manual menggunakan formulir kertas, sehingga rentan terhadap duplikasi data, kesalahan pencatatan, sulitnya penelusuran riwayat dokumen, dan lambatnya pelaporan. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan aplikasi web telusur benda uji proyek konstruksi yang mendigitalisasi seluruh tahapan pencatatan secara terintegrasi. Pengembangan sistem menggunakan metode prototyping yang terdiri atas empat tahap: pengumpulan kebutuhan, perancangan prototipe, evaluasi prototipe oleh pengguna secara iteratif, serta implementasi dan pengujian akhir. Aplikasi dibangun menggunakan Vue.js dengan Nuxt.js untuk server-side rendering (SSR), Node.js dan Express.js sebagai API, MongoDB untuk penyimpanan data, serta JSON Web Token (JWT) untuk autentikasi dan otorisasi berbasis peran. Pengujian fungsional dengan black box testing teknik equivalence partitioning pada modul-modul utama menunjukkan bahwa seluruh 13 skenario pengujian (100%) menghasilkan hasil yang sesuai harapan. Aplikasi berhasil mendigitalisasi proses telusur bahan masuk, benda uji, hasil tes, dan pengecoran ke dalam satu sistem terpadu dengan fitur ekspor dan cetak PDF serta pengelolaan hak akses bertingkat antara Super Admin dan Admin. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi penerapan metode prototyping dan kombinasi teknologi Nuxt.js-MongoDB pada pengembangan sistem informasi penelusuran proyek konstruksi sejenis.</p> 2026-07-24T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Teknik Indonesia https://www.jti.publicascientificsolution.com/index.php/rp/article/view/937 Optimasi Unit Commitment PLTMG Duri Menggunakan Binary Particle Swarm Optimization Dengan Mempertimbangkan Kendala Operasi 2026-07-18T21:55:58+00:00 Rendy Abdullah rendy2410742@itpln.ac.id Herry Nugraha herrynugraha@itpln.ac.id Rudy Setiabudy rudy.setiabudi@itpln.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan mengembangkan model Unit Commitment (UC) berbasis Binary Particle Swarm Optimization (BPSO) yang mengintegrasikan karakteristik heat rate dengan kendala operasi aktual PLTMG Duri, yaitu inefisiensi start-up, derating temporer, dan gas trip, serta membandingkan hasil Unit Commitment yang diperoleh dengan pola Unit Commitment eksisting. Fungsi biaya bahan bakar tujuh unit dibentuk melalui curve fitting data heat rate, kemudian dipadukan dengan tiga komponen ekspektasi biaya kendala operasi ke dalam fungsi objektif. Selanjutnya, algoritma BPSO diterapkan dengan mekanisme repair untuk memperbaiki solusi yang melanggar batasan operasi, seperti batas kapasitas unit, jadwal pemeliharaan, dan keseimbangan daya, sehingga dihasilkan jadwal Unit Commitment berupa status ON/OFF unit yang optimal selama satu minggu simulasi (1–7 Mei 2026) menggunakan data historis operasi PLTMG Duri selama enam bulan. Hasil optimasi menunjukkan bahwa algoritma BPSO mencapai konvergensi pada iterasi ke-270 dengan total biaya operasional sebesar Rp9.447.787.193,61, lebih rendah dibandingkan Unit Commitment eksisting sebesar Rp9.552.661.959,47, sehingga menghasilkan penghematan sebesar Rp104.874.765,86 tanpa mengurangi energi yang disalurkan (9.424,66 MWh). Meskipun frekuensi start-stop meningkat dari 49 menjadi 83 kali, hasil optimasi mampu membentuk prioritas operasi unit yang lebih ekonomis. Temuan ini dapat menjadi dasar bagi PT PLN Nusantara Power dalam menyusun strategi Unit Commitment PLTMG Duri yang lebih efisien, dengan kebaruan berupa integrasi kendala operasional granular berbasis kejadian lapangan ke dalam formulasi UC-BPSO.</p> 2026-07-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Teknik Indonesia https://www.jti.publicascientificsolution.com/index.php/rp/article/view/871 Usulan Strategi Peningkatan Kesadaran Merek yang Memengaruhi Keputusan Pembelian pada Wakeytiam 2026-07-07T04:59:14+00:00 James Alexander Masesa Suryadjaja 6132101058@student.unpar.ac.id Catharina Badra Nawangpalupi katrin@unpar.ac.id <p>Salah satu bidang usaha dengan potensi besar, khususnya di wilayah Gading Serpong dan sekitarnya, adalah industri makanan dan minuman. Dalam persaingan yang semakin ketat ini, kedai kopitiam yang bernama Wakeytiam menghadapi tantangan dalam meningkatkan daya saing serta pencapaian target penjualan. Berdasarkan studi pendahuluan, diketahui bahwa permasalahan utama yang dihadapi Wakeytiam terletak pada rendahnya tingkat kesadaran merek konsumen. Rendahnya kesadaran merek ini berpotensi memengaruhi keputusan pembelian konsumen secara signifikan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengusulkan strategi peningkatan kesadaran merek yang berdampak terhadap keputusan pembelian. Model penelitian dikembangkan berdasarkan studi terdahulu dan divalidasi melalui hasil studi awal. Tiga variabel independen yang dianalisis adalah promosi media sosial, <em>firm generated content</em> (FGC), dan <em>electronic word of mouth</em> (eWOM), dengan kesadaran merek sebagai variabel mediasi, serta keputusan pembelian sebagai variabel dependen. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner online menggunakan <em>Google Form</em> dengan metode purposive sampling dan berhasil memperoleh 129 responden yang sesuai dengan kriteria penelitian. Data kemudian diolah menggunakan teknik <em>Partial Least Squares Structural Equation Modeling</em> (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua variabel memiliki pengaruh signifikan, baik secara langsung maupun tidak langsung, dan menjadi dasar usulan strategi pemasaran yang dapat diterapkan Wakeytiam untuk meningkatkan daya saingnya di pasar. Usulan perbaikan bagi Wakeytiam meliputi peningkatan kualitas konten melalui tim kreatif, kolaborasi dengan <em>micro-influencer</em> untuk kampanye digital, optimalisasi interaksi dan informasi di media sosial, serta strategi pengelolaan ulasan pelanggan melalui insentif dan respons eWOM yang lebih efektif.</p> 2026-07-16T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Teknik Indonesia https://www.jti.publicascientificsolution.com/index.php/rp/article/view/881 Toward National Broadband Equality: The Role of 5G Fixed Wireless Access in Indonesia 2026-07-06T07:58:33+00:00 Agung Setiaji 162012300006@std.trisakti.ac.id Deiny Mardian deiny_wp@trisakti.ac.id Lydia Sari lydia_sari@trisakti.ac.id <p>This research analyzes the role of Fifth Generation Fixed Wireless Access (5G FWA) in supporting broadband equity in Indonesia as a developing archipelagic country facing geographical challenges and digital infrastructure inequality. The research aims to evaluate the potential of hybrid fiber-wireless broadband architecture as a solution to accelerate broadband expansion, particularly in rural, remote, and underserved areas. The research employed a qualitative-descriptive approach combined with techno-economic analysis and policy studies, along with a comparative analysis between Fiber to the Home (FTTH) and 5G FWA based on deployment flexibility, scalability, implementation speed, and suitability to archipelagic geographical conditions. The findings indicate that 5G FWA offers significant advantages in accelerating broadband deployment in areas with high geographical barriers through more flexible infrastructure compared to full FTTH deployment. The hybrid fiber-wireless architecture enables the integration of the national fiber optic backbone with last-mile wireless connectivity to improve broadband access in rural and island regions. The success of broadband equity is influenced not only by technological capabilities but also by spectrum policy support, infrastructure sharing, investment incentives, and digital literacy programs, with the integration of Massive MIMO and beamforming technologies contributing to improved coverage efficiency and capacity. This study concludes that 5G FWA should be positioned as a complementary broadband solution rather than a complete replacement for fiber optic infrastructure, with the hybrid approach offering a more realistic, flexible, and scalable implementation pathway to reduce the digital divide and support national digital transformation in Indonesia.</p> 2026-07-14T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Teknik Indonesia https://www.jti.publicascientificsolution.com/index.php/rp/article/view/889 Deteksi Anomali Temporal dan Aktivitas Terkoordinasi pada Komentar Produk Parfum Menggunakan Long Short-Term Memory (LSTM) 2026-06-17T04:08:41+00:00 Agus Irvan Maulana aim.22@si.unjani.ac.id Tacbir Hendro Pudjiantoro tacbir.hendro@lecture.unjani.ac.id Dea Destiani dea.destiani@lecture.unjani.ac.id <p>Perkembangan media sosial menyebabkan peningkatan interaksi pengguna dalam bentuk komentar pada unggahan produk. Namun, tingginya aktivitas komentar juga berpotensi memunculkan aktivitas tidak autentik dan komentar terkoordinasi yang dapat memengaruhi persepsi pengguna terhadap suatu produk. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi anomali temporal dan mengidentifikasi indikasi aktivitas komentar terkoordinasi pada unggahan produk parfum di Instagram. Objek penelitian dipilih karena unggahan produk parfum memiliki tingkat interaksi yang tinggi sehingga berpotensi menimbulkan lonjakan aktivitas komentar pada waktu tertentu. Dataset yang digunakan terdiri dari 448 komentar yang dikumpulkan melalui proses scraping Instagram pada periode 19 Januari 2026 hingga 3 Mei 2026. Data kemudian diproses melalui tahapan <em>preprocessing</em>, transformasi <em>time</em>-<em>series</em>, serta representasi teks menggunakan model IndoBERT. Metode <em>Long Short-Term Memory</em> (LSTM) digunakan untuk mempelajari pola temporal komentar dan mendeteksi anomali berdasarkan nilai residual dan threshold anomaly, sedangkan <em>Cosine Similarity</em> digunakan untuk mengukur tingkat kemiripan antar komentar pada waktu anomali. Hasil evaluasi model menunjukkan nilai MAE sebesar 0,3318, RMSE sebesar 1,9483, dan MAPE sebesar 16,37%, yang menunjukkan kemampuan prediksi model berada pada kategori baik. Proses deteksi anomali berhasil menemukan empat waktu anomali dengan lonjakan komentar yang signifikan. Analisis cosine similarity menunjukkan adanya kelompok komentar dengan tingkat kemiripan teks yang tinggi, termasuk komentar identik dan pengulangan kata tertentu secara berulang. Penelitian ini memberikan kontribusi pada bidang <em>social media analytics</em> dan <em>anomaly</em> <em>detection</em> melalui integrasi analisis temporal dan analisis kemiripan teks untuk mengidentifikasi pola aktivitas komentar yang tidak normal serta indikasi aktivitas komentar terkoordinasi pada media sosial.</p> 2026-07-01T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Teknik Indonesia https://www.jti.publicascientificsolution.com/index.php/rp/article/view/892 Port Concession: Model Determining the Bibliometric Maps by Using VOSViewer 2026-07-16T08:51:38+00:00 Sri Rahardjo srirahardjosuwito@gmail.com1 Laksmono Putranto lexy_putranto@yahoo.co.id Russ Bona Frazilla frazila@gmail.com <p>Ports play a strategic role in supporting economic growth, trade activities, and regional connectivity, particularly in archipelagic countries such as Indonesia. The development of an effective port management system is essential for reducing logistics costs and improving national competitiveness. Port concession schemes have become an important mechanism in port governance by encouraging private-sector participation while maintaining government control over strategic infrastructure. This study aims to identify development trends, publication patterns, influential authors, institutions, countries, keywords, and research clusters related to port concession studies through bibliometric analysis. The research employed a bibliometric approach using 272 scientific documents published between 1937 and 2021, collected from the Google Scholar database. The collected data were analyzed using Microsoft Excel and visualized through VOSviewer software to identify author, institution, country, keyword, and index mappings. The results indicate that research on port concession has experienced continuous development, with journal articles representing the largest proportion of publications. Pallis AA was identified as the most productive author, Petrobel Egypt as the leading institution, and the United States as the country with the highest number of publications. The keyword analysis revealed five major research clusters related to business, public-private partnerships, port performance, concession agreements, and port governance. In conclusion, bibliometric mapping provides an overview of global port concession research trends and can serve as a reference for future studies by identifying dominant themes, influential contributors, and potential research directions.</p> 2026-07-28T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Teknik Indonesia https://www.jti.publicascientificsolution.com/index.php/rp/article/view/898 Implementation of the Rapid Application Development Method in the Development of a Web-Based Information System for Monitoring Defective Replacement Parts at PT Bonecom Tricom Paintech 2026-06-24T04:35:34+00:00 Rizki Fahrizal rizkifahrizal777@gmail.com Sophian Andhika Sardi sopianandika@pelitabangsa.ac.id Antika Zahrotul Kamalia antika.kamalia@pelitabangsa.ac.id <p>Developments in information technology have encouraged companies to improve the effectiveness and accuracy of operational data management. PT Bonecom Tricom Paintech still records Not Good (NG) part monitoring manually, which increases the likelihood of recording errors, delays in reporting, and the possibility of data loss. This study aims to design and implement a web-based information system for NG part monitoring using the Implementation of the Rapid Application Development Method in the Development of a Web-Based Information System for Monitoring Defective Replacement Parts at PT Bonecom Tricom Paintech method. The RAD method was chosen because it focuses on rapid system development through an iterative approach, prototyping, and active user participation at every stage of development. The research process includes needs analysis, system design using Unified Modeling Language (UML), application development, and system functional testing. The results indicate that the developed system is able to improve the efficiency of the recording process, reduce errors caused by human factors, and provide NG part monitoring information that is more accurate and integrated. With this system, the Quality Assurance Department can conduct supervision and decision-making more quickly and precisely.</p> 2026-07-06T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Teknik Indonesia https://www.jti.publicascientificsolution.com/index.php/rp/article/view/903 Explainable Ensemble XGBoost Model for Diabetic Peripheral Neuropathy Risk Prediction with Android Deployment 2026-07-17T16:29:34+00:00 Muhammad Vito Riano 2110511071@mahasiswa.upnvj.ac.id <p>Diabetic Peripheral Neuropathy (DPN) is a common chronic complication of diabetes mellitus that can reduce quality of life and increase the risk of ulcers and amputation if not detected early. Limited access to clinical screening tools highlights the need for accessible preventive risk assessment systems, while existing machine learning approaches have primarily focused on improving predictive performance with limited attention to model interpretability and practical deployment in real-world clinical settings. This study proposes an explainable weighted ensemble XGBoost model integrated into an Android-based mobile application for early DPN risk prediction using the Diabetes 130-US Hospitals dataset. The proposed framework employs Hyperopt to optimize three complementary XGBoost models, whose predictions are combined through validation-based weighted averaging according to their R² performance. The proposed model achieved strong predictive performance, with an RMSE of 0.0189, MAE of 0.0122, MAPE of 7.5234%, and R² of 0.7269. SHAP analysis identified key risk factors, including insulin usage, Body Mass Index (BMI), and HbA1c levels, highlighting the importance of metabolic control in DPN progression. The trained model was deployed in an Android application using ONNX Runtime to enable offline prediction. User Acceptance Testing demonstrated a satisfaction rate of 90.56%, indicating good usability. The results demonstrate that the proposed system provides an interpretable and practical decision-support tool for early DPN risk assessment while improving the accessibility of mobile-based screening solutions.</p> 2026-07-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Teknik Indonesia https://www.jti.publicascientificsolution.com/index.php/rp/article/view/912 Evaluasi Korelasional Kondisi Termal Tiga Konfigurasi Koridor dengan Unit Indoor pada Rusunawa Berventilasi Alami Tropis Lembab 2026-07-15T06:51:09+00:00 Rizky Olda Putri Salsabilla rizkyoldaps@gmail.com I Gusti Ngurah Antaryama antaryama@its.ac.id FX Teddy Badai Samodra samodra@its.ac.id <p>Konfigurasi koridor pada rusunawa berventilasi alami memiliki pola hubungan yang berbeda dengan kondisi termal unit indoor. Penelitian ini mengevaluasi hubungan korelasional antara kondisi termal koridor agregat dengan kondisi unit indoor, meliputi suhu udara, kelembaban relatif, dan kecepatan angin, pada tiga rusunawa di Surabaya. Ketiga objek mewakili konfigurasi koridor single-loaded (Urip Sumoharjo), double-loaded (Keputih), dan twin-block indoor (Penjaringan Sari 3). Pengukuran lapangan dilakukan secara simultan pada zona outdoor, koridor, dan indoor pada 7 unit dalam empat sesi harian selama tiga hari per lokasi. Pengukuran difokuskan pada lantai 3 untuk menjaga kesetaraan komparatif antar tipologi. Sebelum analisis korelasi, dilakukan uji prasyarat berupa uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji linieritas. Analisis korelasi Pearson (r) digunakan untuk membaca arah dan kekuatan hubungan antara kondisi koridor dan kondisi indoor. Hasil menunjukkan bahwa koridor single-loaded memiliki hubungan kelembaban paling kuat dan paling konsisten dengan unit indoor (r= 0,851 sampai 0,954) serta hubungan suhu udara kuat pada unit berorientasi timur (r = 0,848). Koridor twin-block menunjukkan korelasi suhu udara outdoor-koridor tertinggi (r= 0,714) dengan hubungan koridor agregat-unit sedang hingga kuat (r = 0,557 sampai 0,775). Koridor double-loaded menunjukkan hubungan suhu udara koridor agregat-unit paling lemah (r = 0,008 sampai 0,369). Korelasi kecepatan angin koridor agregat-unit mendekati nol pada semua tipologi (r = -0,189 sampai 0,135), sehingga kecepatan angin koridor tidak dapat digunakan untuk memprediksi langsung kecepatan angin unit indoor. Temuan ini menegaskan bahwa konfigurasi koridor berkaitan dengan kondisi termal unit secara berbeda pada setiap parameter, tetapi analisis agregat belum memisahkan kedekatan spasial antara titik koridor dan unit tertentu.</p> 2026-07-24T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Teknik Indonesia https://www.jti.publicascientificsolution.com/index.php/rp/article/view/922 Analysis of Time Acceleration in The Malaka Regent's Office Construction Project Using The Critical Path Method (CPM) and Time-Cost Trade-Off (TCTO) 2026-07-15T06:45:30+00:00 Thomas Aquino Seki inoseki310@gmail.com Laksono Djoko Nugroho laksonodjoko@untag-sby.ac.id Esti Wulandari wulandariesti@untagsby.ac.id <p>The construction of the Malaka Regency Regent's Office has encountered significant challenges, including recurring project delays caused by factors such as design changes, unpredictable weather conditions, labor shortages, and insufficient materials or equipment. These issues have resulted in inefficiencies in project scheduling and cost management, highlighting the need for effective project management strategies. This study aims to analyze the project schedule, identify the critical path, and evaluate schedule acceleration alternatives for the Malaka Regent's Office construction project using the Critical Path Method (CPM) and the Time–Cost Trade-Off (TCTO) method. The study applied the Critical Path Method (CPM) and the Time–Cost Trade-Off (TCTO) method to analyze the project schedule, identify critical activities, and evaluate feasible acceleration strategies. The analysis showed that the originally planned project duration of 224 calendar days could be reduced to 196 calendar days using the CPM approach, while the TCTO method further shortened the project duration to 182 calendar days. This acceleration was achieved by minimizing idle time between critical activities, optimizing resource allocation, and implementing time–cost trade-off strategies without compromising the project's quality or scope. The findings demonstrate the effectiveness of CPM and TCTO in optimizing construction schedules and reducing project delays. Furthermore, this study provides a practical framework for improving schedule and cost performance in construction projects, particularly those involving public infrastructure development.</p> 2026-07-24T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Teknik Indonesia https://www.jti.publicascientificsolution.com/index.php/rp/article/view/929 The Impact of Implementing Satellite-Based BTS in Indonesia’s 3T Regions on Digital Access and Community Social Life 2026-07-15T06:45:58+00:00 Khalil Khalil dosen03451@unpam.ac.id Miftahul Zanah dosen03451@unpam.ac.id Miftahul Zanah dosen03451@unpam.ac.id <p>The construction of satellite-based Base Transceiver Stations (BTSs) in Indonesia's frontier, outermost, and disadvantaged (3T; <em>terdepan, terluar, dan tertinggal</em>) regions represents one of the government's key strategies for expanding internet connectivity. This study aims to analyze the impacts of satellite-based BTS implementation on education, the economy, public services, and social change. The study employed a qualitative case study approach using interviews, observations, and document analysis. The findings indicate that the deployment of satellite-based BTSs has had positive impacts, including improved access to digital education, healthcare services, communication, and online business opportunities. However, several challenges were also identified, including limited digital literacy, the spread of misinformation (hoaxes), increasing dependence on the internet, and changes in patterns of community social interaction. The findings demonstrate that the success of satellite-based BTS deployment in 3T regions depends not only on the availability of digital infrastructure but also on communities' readiness to use technology responsibly and effectively. The study further suggests that sustainable digital transformation in 3T regions requires simultaneous investment in digital literacy programs alongside physical infrastructure. Without such complementary initiatives, improved connectivity may inadvertently amplify social vulnerabilities, including exposure to misinformation and digital fraud, thereby widening rather than narrowing the digital divide. These findings underscore the need for policymakers to integrate community-based digital literacy initiatives, multi-stakeholder collaboration, and adaptive regulatory frameworks into Universal Service Obligation (USO) strategies to ensure that infrastructure investments produce equitable, inclusive, and resilient development outcomes.</p> 2026-07-24T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Teknik Indonesia https://www.jti.publicascientificsolution.com/index.php/rp/article/view/949 Pemilihan Alternatif Pembangkit Listrik Energi Terbarukan Pada Program Listrik Pedesaan Dengan Pendekatan Multi Kriteria 2026-07-22T01:19:09+00:00 Harisma Citra Siallagan harisma.siallagan@gmail.com I Nyoman Pujawan harisma.siallagan@gmail.com <p>Keterbatasan akses energi listrik di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) menjadi salah satu tantangan utama dalam mendukung pemerataan pembangunan, khususnya di Provinsi Sulawesi Tengah. Pemilihan teknologi pembangkit listrik energi terbarukan untuk program listrik pedesaan memerlukan pendekatan pengambilan keputusan yang mempertimbangkan berbagai aspek teknis, ekonomi, sosial, dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kriteria yang memengaruhi pemilihan alternatif pembangkit listrik desa 3T, menentukan tingkat kepentingan setiap kriteria, serta memberikan rekomendasi alternatif pembangkit listrik terbaik untuk diterapkan di Provinsi Sulawesi Tengah. Metode penelitian menggunakan pendekatan Multi Criteria Decision Making (MCDM) dengan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk menentukan bobot prioritas kriteria dan melakukan evaluasi terhadap alternatif pembangkit energi terbarukan. Kriteria yang digunakan meliputi aspek teknis, ekonomi, lingkungan, sosial, dan keberlanjutan operasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap kriteria memiliki tingkat kepentingan yang berbeda dalam menentukan keputusan pemilihan pembangkit, dengan aspek teknis dan keberlanjutan menjadi faktor dominan dalam proses evaluasi. Berdasarkan hasil pembobotan dan peringkat alternatif, diperoleh alternatif pembangkit energi terbarukan yang paling sesuai untuk mendukung kebutuhan listrik pedesaan di wilayah 3T Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam menyediakan kerangka pengambilan keputusan yang sistematis dan objektif bagi pemerintah maupun pemangku kepentingan dalam pengembangan infrastruktur energi terbarukan.</p> 2026-07-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Teknik Indonesia https://www.jti.publicascientificsolution.com/index.php/rp/article/view/879 Analisis Kapasitas Tampung Sungai Cisanggarung Hilir Desa Kalibuntu Sepanjang 1 KM Menggunakan Aplikasi HEC-RAS 2026-07-15T06:50:33+00:00 Zihanuddin Muntaha Zihanuddinmuntaha17@gmail.com Ohan Farhan Zihanuddinmuntaha17@gmail.com Akbar Winasis Zihanuddinmuntaha17@gmail.com <p>Banjir pada wilayah hilir sungai terjadi ketika debit aliran melebihi kapasitas tampung penampang sungai. Penelitian ini bertujuan menganalisis kapasitas tampung Sungai Cisanggarung hilir Desa Kalibuntu sepanjang 1 km menggunakan aplikasi HEC-RAS. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif-simulatif dengan data curah hujan maksimum tahunan periode 2014–2024 dari delapan stasiun hujan, data luas DAS, dan data geometri penampang sungai. Analisis hidrologi dilakukan melalui metode Poligon Thiessen, analisis distribusi probabilitas, uji Chi-Square dan Smirnov-Kolmogorov, serta perhitungan debit banjir rencana menggunakan metode Haspers. Debit banjir rencana yang diperoleh adalah Q10 sebesar 1.189,26 m³/det, Q25 sebesar 1.324,74 m³/det, dan Q50 sebesar 1.429,55 m³/det. Debit tersebut digunakan sebagai input dalam HEC-RAS untuk memodelkan profil muka air dan mengevaluasi kapasitas tampung tiap STA. Hasil simulasi menunjukkan bahwa STA 52+600 mengalami limpasan, sedangkan STA 52+950 sampai STA 53+100 masih memenuhi kapasitas tampung. Temuan ini menunjukkan bahwa kapasitas sungai tidak seragam antarpenampang dan memerlukan penanganan teknis berbasis titik kritis, terutama melalui peninggian jagaan, pelebaran penampang, atau normalisasi sungai.</p> 2026-07-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Teknik Indonesia https://www.jti.publicascientificsolution.com/index.php/rp/article/view/882 Analisis Kombinasi K-Nearest Neighbor (KNN) dan K-Means pada Klasifikasi Penyakit Daun Padi dengan Menggunakan Metode Segmentasi Citra 2026-07-08T18:03:17+00:00 Rizal Afandi 19081010146@student.upnjatim.ac.id Kartini Kartini kartini.if@upnjatim.ac.id Retno Mumpuni retnomumpuni.if@upnjatim.ac.id <p>Penyakit daun padi menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan penurunan produktivitas tanaman padi dan berpotensi mengganggu ketahanan pangan di Indonesia. Proses identifikasi penyakit yang masih dilakukan secara manual sering kali membutuhkan waktu yang lama dan rentan terhadap kesalahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan kombinasi algoritma <em>K-Means</em> dan <em>K-Nearest Neighbor</em> (KNN) pada klasifikasi penyakit daun padi menggunakan metode segmentasi citra. Dataset yang digunakan terdiri dari 5.932 citra daun padi dengan empat kategori penyakit, yaitu <em>Bacterial Blight, Blast, Brown Spot</em>, dan <em>Tungro</em>. Tahapan penelitian meliputi preprocessing citra berupa <em>grayscale, resizing</em>, dan <em>flattening</em>, kemudian dilanjutkan dengan segmentasi menggunakan K-Means serta klasifikasi menggunakan KNN. Pengujian dilakukan dengan beberapa rasio pembagian data dan variasi nilai K pada algoritma KNN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio data 90:10 menghasilkan akurasi terbaik sebesar 88% pada nilai K=1. Selain itu, model mampu mengenali sebagian besar jenis penyakit daun padi dengan baik meskipun masih terdapat kesalahan klasifikasi pada citra yang memiliki karakteristik visual serupa. Berdasarkan hasil tersebut, kombinasi metode K-Means dan KNN dinilai efektif dan berpotensi dikembangkan lebih lanjut sebagai sistem deteksi penyakit daun padi berbasis citra digital yang cepat dan efisien.</p> 2026-07-17T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Teknik Indonesia https://www.jti.publicascientificsolution.com/index.php/rp/article/view/890 Analisis Life Cycle Cost (LCC) Mesin Diesel pada PLTD Tenau Kupang untuk Evaluasi Efisiensi Biaya dan Manajemen Operasional 2026-07-20T21:35:35+00:00 Dwi Murdani dwimurdani0@gmail.com Edy Susanto dwimurdani0@gmail.com <p>Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) masih menjadi komponen penting dalam penyediaan energi listrik, khususnya di wilayah kepulauan dengan keterbatasan infrastruktur transmisi. Namun, tingginya biaya bahan bakar, pemeliharaan, dan penurunan efisiensi mesin akibat umur operasi menjadi tantangan utama dalam pengelolaan PLTD secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis <em>Life Cycle Cost</em> (LCC) mesin diesel pada PLTD Tenau Kupang serta mengevaluasi faktor yang memengaruhi efisiensi biaya operasional pembangkit. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui analisis LCC berdasarkan data operasional aktual periode 2020–2025 yang mencakup jam operasi mesin, konsumsi bahan bakar, produksi energi listrik, biaya pemeliharaan, dan parameter efisiensi <em>Specific Fuel Consumption</em> (SFC). Analisis sensitivitas dilakukan untuk mengetahui pengaruh perubahan harga bahan bakar, efisiensi mesin, tingkat diskonto, dan biaya overhaul terhadap total biaya siklus hidup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total LCC tiga unit mesin diesel PLTD Tenau Kupang mencapai sekitar Rp31,55 miliar. Mesin Caterpillar memiliki kontribusi LCC terbesar sebesar 59,2%, sedangkan biaya bahan bakar menjadi komponen dominan pada mesin MAK dengan kontribusi sekitar 47–51%. Perubahan harga bahan bakar dan nilai SFC terbukti menjadi faktor paling sensitif terhadap perubahan nilai LCC. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan efisiensi bahan bakar, optimalisasi pembebanan mesin, dan penerapan pemeliharaan berbasis kondisi menjadi strategi utama dalam menekan biaya siklus hidup PLTD.</p> 2026-07-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Teknik Indonesia https://www.jti.publicascientificsolution.com/index.php/rp/article/view/894 Sistem Pengelolaan Air Minum untuk Memenuhi Kebutuhan Air Bersih pada Distrik Gollo Kabupaten Lanny Jaya 2026-07-06T07:26:27+00:00 Firman Setiawan firmansetiawan1982@gmail.com Alfian Adie Chandra alfiansipiluncen@gmail.com David David davidmanggalatung@yahoo.com <p>Distrik Gollo memiliki sumber mata air yang memadai, namun belum memiliki sistem jaringan air bersih yang baik untuk melayani masyarakat. Air merupakan unsur penting bagi kehidupan, namun masyarakat Distrik Gollo kesulitan memperoleh air bersih karena jarak pemukiman ke mata air sangat jauh dan kondisi jalan yang rusak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merancang sistem pengelolaan air minum yang efektif untuk memenuhi kebutuhan air bersih di Distrik Gollo hingga tahun 2047. Metode penelitian meliputi survei dan analisis ketersediaan air, analisis pertumbuhan penduduk, analisis kebutuhan air bersih, serta perencanaan sistem distribusi air baku menggunakan aplikasi EPANET 2.0. Hasil penelitian menunjukkan kapasitas kebutuhan debit air bersih di Distrik Gollo sebesar 24,274 ltr/dtk, sedangkan ketersediaan air (Q) sebesar 48,028 ltr/dtk, sehingga debit ketersediaan mampu memenuhi kebutuhan air bersih. Pemenuhan kebutuhan air bersih dapat memanfaatkan sumber air dari Sungai Mageni dengan sistem distribusi gravitasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ketersediaan air bersih di Distrik Gollo masih mencukupi kebutuhan hingga 25 tahun mendatang, dan diperlukan pembangunan sistem jaringan distribusi yang terencana dengan mempertimbangkan kondisi medan, pemilihan jenis pipa yang sesuai, serta kemudahan pemeliharaan guna menjamin keberlanjutan pelayanan air bersih bagi masyarakat.</p> 2026-07-11T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Teknik Indonesia https://www.jti.publicascientificsolution.com/index.php/rp/article/view/900 Machine Learning Modeling in Waste-to-Energy Project Financing Schemes 2026-07-17T16:30:10+00:00 Moh. Ridwan Abdullah moh.3288251005@stu.untar.ac.id Oei Fuk Jin moh.3288251005@stu.untar.ac.id <p>The increasing global challenges of waste accumulation, energy transition, and climate resilience have positioned Waste-to-Energy (WtE) systems as an important pathway for sustainable resource recovery. However, the complexity and uncertainty of WtE processes require advanced modeling approaches capable of capturing nonlinear relationships and improving predictive accuracy. Machine Learning (ML) has emerged as a promising tool for optimizing WtE operations; however, existing studies remain fragmented and are largely focused on technical performance rather than broader conceptual, methodological, and sustainability dimensions. This study aims to systematically examine the development, trends, methodological characteristics, and research gaps in ML applications for WtE systems. A Systematic Literature Review (SLR) was conducted using the PRISMA framework by analyzing relevant publications indexed in Scopus from 2020 to 2025. From the initial search results, 42 studies were selected for qualitative thematic analysis using structured coding to identify technological domains, geographic patterns, theoretical foundations, and methodological approaches. The findings indicate that ML applications in WtE are predominantly focused on optimization, prediction, gasification, and energy recovery modeling. However, the field remains characterized by geographical concentration, limited theoretical integration, insufficient interdisciplinary perspectives, and inconsistent consideration of governance, policy, and socio-environmental factors. The review highlights that future ML-based WtE research should incorporate stronger theoretical frameworks, improve data diversity, enhance model transparency, and integrate sustainability-oriented assessments. In conclusion, ML provides significant opportunities for advancing WtE systems; however, its transformative potential depends on moving beyond algorithmic accuracy toward holistic, equitable, and context-sensitive sustainability solutions.</p> 2026-07-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Teknik Indonesia https://www.jti.publicascientificsolution.com/index.php/rp/article/view/905 Evaluasi Penerapan Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada Proyek Pembangunan Hotel X 2026-06-17T02:53:54+00:00 Lulu Hayatunnisa lulu.122130149@ugj.ac.id Fathur Rohman Robandi lulu.122130149@ugj.ac.id <p>Keselamatan dan Kesehatan Kerja sangat penting dan harus diperhatikan dalam setiap proyek pembangunan. Tujuannya adalah untuk mengurangi risiko terjadinya kecelakaan kerja. Ada dua tujuan utama dalam penelitian ini. Pertama, untuk menjelaskan penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Kedua, untuk menilai sejauh mana para pekerja mematuhi protokol keselamatan kerja dalam Proyek Pembangunan Hotel X. Ketiga, untuk mengetahui indikator K3 yang memiliki hasil pencapaian tertinggi dan terendah pada Proyek Pembangunan Hotel X. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan sampel 40 pekerja yang dipilih melalui <em>purposive sampling</em>. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah kuesioner. Kemudian data dianalisis dengan menggunakan metode statistik deskriptif. Dalam penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) secara umum masih relatif rendah, terutama dalam hal kebijakan, sosialisasi, pelatihan, pengawasan, dan penyediaan fasilitas keselamatan. Namun, kepatuhan pekerja terhadap prosedur keselamatan lebih bervariasi, dengan beberapa aspek, seperti pemeriksaan area kerja dan pelaporan bahaya, menunjukkan tingkat kepatuhan sedang hingga tinggi. Temuan ini menegaskan perlunya peningkatan implementasi manajemen K3 melalui pelatihan, sosialisasi, penyediaan APD yang lengkap dan sesuai, serta pengawasan dan penegakan sanksi yang konsisten, guna meningkatkan keselamatan pekerja dan efisiensi proyek.</p> 2026-07-01T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Teknik Indonesia https://www.jti.publicascientificsolution.com/index.php/rp/article/view/919 Perancangan Sistem Penyewaan Motor pada PT. Caraka Trans Jakarta 2026-07-27T04:17:20+00:00 Yogasetya Suhanda yogasuhanda@swadharma.ac.id Septiana Ningtyas septiananingtyas@swadharma.ac.id Dedi dedi122003@gmail.com <p>PT. Caraka Trans Jakarta menyediakan jasa penyewaan sepeda motor. Karena proses penyewaan masih dilakukan melalui telepon atau penyewa datang langsung ke lokasi, dibutuhkan waktu lama untuk mendapatkan informasi ketersediaan sepeda motor. Selain itu, proses pencatatan yang tidak terintegrasi dapat menyebabkan data penyewaan dan keuangan diubah. Akibatnya, dibutuhkan sistem penyewaan sepeda motor yang dapat meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan keamanan manajemen data. Berdasarkan metodologi, penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang mengumpulkan data melalui observasi dan wawancara. Analisis SWOT digunakan sebagai dasar untuk penyusunan desain sistem dan didasarkan pada hasil observasi proses bisnis yang sedang berjalan. Masalah yang ditemukan meliputi lamanya proses penyewaan, kesulitan mendapatkan informasi ketersediaan sepeda motor dengan cepat, dan kemungkinan data transaksi masih dimanipulasi. Hasil dari demerger ini menghasilkan sistem penyewaan sepeda motor berbasis web yang menggunakan framework Laravel dan database MySQL. Dalam sistem ini, terdapat dua jenis pengguna: admin dan penyewa. Registrasi dan login, manajemen data motor, kategori motor, penyewaan, pembayaran, pengembalian motor, manajemen pertanyaan penyewa, dan pembuatan laporan transaksi semuanya merupakan fitur yang dapat diakses. Setelah melakukan analisis kelayakan dari berbagai aspek teknologi, operasional, dan hukum, diputuskan bahwa sistem tersebut layak diterapkan pada PT. Caraka Trans Jakarta. Hasil studi menunjukkan bahwa desain sistem yang diusulkan dapat mempercepat proses penyewaan sepeda motor, menyederhanakan pengelolaan data dan transaksi, serta mengurangi kemungkinan manipulasi data.</p> 2026-08-07T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Teknik Indonesia https://www.jti.publicascientificsolution.com/index.php/rp/article/view/923 Analysis of The Rationalization of Rainfall Stations in The Kayan River Basin, North Kalimantan Province 2026-07-15T06:45:45+00:00 Fadzil Abdillah abdillahfadzil@gmail.com Hanie Teki Tjendani hanie@untag-sby.ac.id Esti Wulandari wulandariesti@untag-sby.ac.id <p>The Kayan River Basin (Wilayah Sungai [WS]) covers an area of 3,178,215.72 hectares, making it one of the largest river basins in Kalimantan. However, compared with other river basins in the region, the Kayan WS currently has only seven rainfall stations, of which six are operational and one is damaged or inactive. This limited observation network is insufficient to represent the highly heterogeneous spatial distribution of rainfall across the basin, which extends from mountainous upstream areas with high precipitation to lowland coastal regions. Therefore, this study aims to determine the most appropriate rationalization method for identifying the optimal number and spatial distribution of rainfall stations capable of adequately representing rainfall variability within the Kayan River Basin. Three approaches were evaluated for rainfall station rationalization: the maximum requirement method, the minimum requirement method, and the Kagan–Rodda method. The results indicate that the Kagan–Rodda method is the most suitable approach for rationalizing the rainfall station network in the Kayan WS. Based on this method, the basin requires a total of 33 rainfall stations. Given that only six operational stations currently exist, an additional 27 rainfall stations are required to establish an optimal monitoring network.</p> 2026-07-24T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Teknik Indonesia https://www.jti.publicascientificsolution.com/index.php/rp/article/view/933 Pengembangan Model NLP Untuk Penilaian Jawaban Esai Otomatis Menggunakan SBERT dan Stanza 2026-07-17T16:29:22+00:00 Riva Iqbal Almero riva.almero@widyatama.ac.id <p>Proses penilaian jawaban esai secara manual memiliki berbagai keterbatasan, seperti subjektivitas penilai, waktu evaluasi yang lama, serta ketidakkonsistenan dalam pemberian skor. Perkembangan Natural Language Processing (NLP) memungkinkan pengembangan sistem penilaian esai otomatis (Automated Essay Scoring) yang mampu memahami karakteristik semantik dan linguistik dari suatu jawaban. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model NLP dalam melakukan klasifikasi relevansi jawaban esai otomatis menggunakan kombinasi Sentence-Bidirectional Encoder Representations from Transformers (SBERT) dan Stanza. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode research and development (R&amp;D). Dataset yang digunakan berasal dari UKARA 1.0 Challenge dengan jumlah 2.861 data jawaban esai berbahasa Indonesia. Tahapan penelitian meliputi preprocessing, ekstraksi fitur semantik menggunakan SBERT, ekstraksi fitur linguistik menggunakan Stanza, ekstraksi fitur mekanik berdasarkan kesalahan ejaan, serta pembangunan model menggunakan algoritma Multi-Layer Perceptron (MLP). Hasil evaluasi menunjukkan bahwa model mampu mencapai akurasi sebesar 0,66 dengan nilai F1-score kelas relevan sebesar 0,76. Namun, model mengalami keterbatasan dalam mengenali jawaban tidak relevan dengan nilai recall kelas negatif sebesar 0,34 akibat dominasi fitur semantik. Eksperimen variasi hyperparameter menunjukkan bahwa perubahan arsitektur tidak memberikan peningkatan signifikan terhadap performa model. Kesimpulannya, kombinasi SBERT dan Stanza mampu mendukung sistem penilaian esai otomatis, tetapi diperlukan strategi mitigasi bias semantik dan pengembangan fitur tambahan untuk meningkatkan kemampuan klasifikasi</p> 2026-07-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Teknik Indonesia https://www.jti.publicascientificsolution.com/index.php/rp/article/view/880 Dari Kopi untuk Konstruksi: Paving Block Limbah Ampas Kopi dengan Standar SNI 03-0691-1996 sebagai Solusi Trotoar Kota Ramah Lingkungan 2026-07-08T18:02:13+00:00 M. Attar Al Fillah alfillahattar@gmail.com <p>Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik terjadi peningkatan produksi kopi sebesar 6% dari tahun 2019-2021, Provinsi Sumatera Selatan menempati posisi pertama sebagai provinsi dengan produksi terbanyak di Indonesia. Produk dari bubuk kopi yang telah diseduh berupa ampas kopi yang memiliki dampak negatif terhadap lingkungan seperti beberapa zat kimia beracun seperti alkaloid, tanin, polipenolik yang menyebabkan lingkungan lebih sulit mendegradasi material organik secara biologi, pencemaran air, dan kesehatan. Penelitian ini dilakukan di Cv. Anugrah Pertiwi dan SMA Negeri 1 Palembang, pengujian dilakukan terhadap paving block yang memiliki persentase ampas kopi 0%, 3%, dan 5% dari total semen dengan menggunakan <em>Compression testing machine</em> (CTM). Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode <em>destructive test</em>. Hasil temuan pada penelitian ini yaitu adanya peningkatan kuat tekan paving block pada persentase 3% (16,37 MPa) yang sudah memenuhi standar SNI 03-0691-1996 jika dibandingkan persentase 0% (15,03 MPa), pada persentase 5% terjadi penurunan menjadi 13,34. Selain itu ampas kopi sebagai substitutor semen juga memberikan dampak positif terhadap lingkungan melalui penyerapan ampas kopi sebesar 77,6%, hal tersebut memenuhi target daripada Peraturan Presiden Nomor 97 tahun 2017.</p> 2026-07-17T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Teknik Indonesia https://www.jti.publicascientificsolution.com/index.php/rp/article/view/888 Economic Sensitivity Analysis of Waste Heat Recovery System in PME Biodiesel-Fueled Industrial Diesel Generators 2026-06-26T14:11:32+00:00 Erwin Budi Sulistyo erwinbudisulistyo@gmail.com <p>This study analyzes the economic sensitivity of an exhaust gas waste heat utilization system in a PME biodiesel-fueled industrial diesel generator to replace electrical heating energy in the biodiesel preheater system. Investment feasibility was evaluated using Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), and Payback Period (PBP) under variations in electricity tariffs, annual operating hours, capital expenditure (CAPEX), and discount rates. The baseline analysis indicates strong financial feasibility, yielding an NPV of IDR 2,229,466,230, an IRR of 93.7%, and a payback period of 1.07 years. Sensitivity analysis shows that the electricity tariff is the most dominant parameter affecting investment viability. Based on a linear interpolation approach, the investment reaches its break-even point at an electricity tariff of approximately IDR 435/kWh. Overall, the system demonstrates robust economic resilience and strong potential for energy conservation and industrial decarbonization under the framework of Economic Sensitivity Analysis of Waste Heat Recovery System in PME Biodiesel-Fueled Industrial Diesel Generators.</p> 2026-07-03T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Teknik Indonesia https://www.jti.publicascientificsolution.com/index.php/rp/article/view/891 Evaluation of Traffic Performance on the Ciledug–Pabuaran Road Section on Cirebon Regency 2026-06-10T06:57:24+00:00 Fauzan Adzim fauzan.122130025@ugj.ac.id Martinus Agus Sugiyanto martinus@gmail.com <p>The growth of industrial areas in East Cirebon Regency has increased transportation activities and traffic volume on the Ciledug–Pabuaran Road, potentially reducing traffic performance. This study aims to evaluate traffic performance on the Ciledug–Pabuaran Road segment and analyze the impact of industrial development on traffic conditions. The research employed a quantitative approach using field surveys and descriptive analysis. Primary data were collected through traffic volume surveys, vehicle speed measurements, and roadside friction observations, while secondary data were obtained from relevant agencies and the Indonesian Highway Capacity Guidelines (PKJI). The analysis included calculations of traffic volume, road capacity, volume-to-capacity ratio (V/C Ratio), and Level of Service (LOS). The results indicate that the average traffic volume reached approximately 16,000 vehicles per day, while the effective road capacity was 1,078 vehicles per hour. The V/C ratio of 1.05 indicates that the road segment operates beyond its capacity (overcapacity). High roadside friction caused by industrial activities contributed to a decline in the Level of Service to categories D–E during peak hours. The study concludes that industrial area development has a significant impact on increasing traffic congestion and reducing road performance. Therefore, mitigation measures such as the implementation of Traffic Impact Analysis (ANDALALIN), industrial access management, and road capacity improvements are necessary to support traffic flow efficiency and road safety.</p> 2026-07-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Teknik Indonesia https://www.jti.publicascientificsolution.com/index.php/rp/article/view/895 Pengaruh Pembangunan Kampus Universitas Baliem di Kabupaten Jayawijaya terhadap Sampah yang Ditimbulkan 2026-07-06T07:40:50+00:00 Amaliah Azis amaliahazis68@gmail.com Mujiati mujiati.js@gmail.com <p>Perguruan tinggi merupakan kelanjutan dari Pendidikan dasar dan menengah yang diselenggarakan untuk mempersiapkan peserta didik untuk menjadi masyarakat yang memiliki kemampuan akademis dan professional yang dapat menerapkan, mengembangkan dan menciptakan ilmu pengetahuan, teknologi dan budaya. Kehadiran sebuah kampus di suatu daerah tidak hanya berpengaruh pada aspek pendidikan, tetapi juga dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap lingkungan sekitarnya. Dalam konteks ini, penelitian ini diinisiasi dengan tujuan untuk mengevaluasi dampak yang ditimbulkan oleh keberadaan kampus terhadap lingkungan fisik, sosial, dan ekonomi di sekitarnya. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk merumuskan berbagai strategi dan pendekatan yang dapat digunakan untuk mengatasi dampak negatif yang mungkin muncul akibat keberadaan kampus tersebut. Penelitian ini didasarkan pada hasil survei yang dilakukan di area sekitar kampus Universitas Baliem, yang diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai interaksi antara kampus dan komunitas di sekitarnya, serta implikasi dari interaksi tersebut. Berdasarkan studi yang telah dilaksanakan, maka pada penelitian ini dapat ditarik kesimpulan limbah padat (sampah) yang dipekirakan akan dihasilkan ketika Kampus telah beroperasi. Perhitungan prakiraan timbulan sampah pada tahap konstrusi dan tahap operasional diperoleh: Total timbulan sampah tahap konstruksi yaitu 275 L/hari (0,275 m3/hari); Timbulan sampah pada tahap operasional yaitu diperoleh total timbulan sampah organik 9,5 L/hari (0,0095 m3/hari) sehingga total timbulan sampah anorganik adalah 2,4 L/hari atau 0,0024 m3/hari).</p> 2026-07-28T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Teknik Indonesia https://www.jti.publicascientificsolution.com/index.php/rp/article/view/901 Analisis Penggunaan Metode Critical Path Method (CPM) Terhadap Penjadwalan Proyek Pembangunan Laboratorium Emerging Disease di Kalimantan 2026-06-24T04:45:12+00:00 Aminullah Aminullah aminullah.ak@gmail.com Ginanjar Priadikusumah gpriadikusumah@gmail.com Septia Anggraaini rainiseptia217@gmail.com <p>Manajemen waktu merupakan elemen esensial dalam proyek konstruksi, karena keterlambatan penyelesaian dapat menyebabkan pembengkakan biaya dan potensi kegagalan proyek. Penjadwalan proyek yang baik membantu dalam menetapkan urutan kerja yang optimal, memperkirakan durasi setiap aktivitas dan mengidentifikasi jalur kritis yang tidak boleh terlambat agar keseluruhan proyek dapat diselesaikan tepat waktu. Dalam konteks ini, metode Critical Path Method (CPM) sering digunakan untuk meningkatkan efisiensi penjadwalan. CPM berfokus pada identifikasi jalur kritis untuk menentukan durasi minimum proyek. Setelah dilakukan analisis jalur kritis (Critical Path) menggunakan metode Critical Path Method (CPM) maka diperoleh hasil berupa diagram jaringan kerja (network diagram) dan diagram jalur kritis (critical path). menunjukkan urutan aktivitas yang menentukan durasi total proyek. Dalam penggunaan Microsoft Project, jalur kritis dapat ditampilkan dalam tampilan Gantt Chart. Yang dimana jalur kritis ditampilkan dengan warna merah. Dalam penerapan metode CPM ini, dapat membantu manajer proyek dalam menampilkan hubungan antar pekerjaan yang satu dengan pekerjaan yang lainnya dari keseluruhan jadwal pelaksanaan proyek tersebut dan juga dapat mengidentifikasi pekerjaan atau aktivitas yang termasuk dalam lintasan kritis Setelah dilakukan analisis Critical Path Method (CPM) menggunakan aplikasi Microsoft Project 2021, terdapat hasil jalur lintasan kritis (critical path) yang diperoleh yaitu ada 5 kegiatan atau aktivitas pekerjaan Dalam penerapan metode CPM ini, dapat membantu manajer proyek dalam menampilkan hubungan antar pekerjaan yang satu dengan pekerjaan yang lainnya dari keseluruhan jadwal pelaksanaan proyek tersebut dan juga dapat mengidentifikasi pekerjaan atau aktivitas yang termasuk dalam lintasan kritis.</p> 2026-07-01T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Teknik Indonesia https://www.jti.publicascientificsolution.com/index.php/rp/article/view/910 Analisis Optimalisasi Biaya dan Waktu dalam Perencanaan Bangunan Irigasi Sawah Menggunakan Pendekatan Value Engineering 2026-07-15T06:50:51+00:00 Fikri Damara fikri.damara@usu.ac.id Johannes Tarigan johannes.tarigan@usu.ac.id Gina Cynthia Raphita Hasibuan gina.hasibuan@usu.ac.id <p>Pembangunan infrastruktur irigasi sawah memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Namun, pelaksanaan proyek irigasi sering menghadapi permasalahan berupa pembengkakan biaya, waktu pelaksanaan yang panjang , Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi biaya, waktu tanpa mengurangi mutu pada perencanaan bangunan irigasi sawah menggunakan pendekatan Value Engineering (VE) di Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang. Penelitian dilakukan dengan mengevaluasi beberapa alternatif struktur saluran sekunder, yaitu beton bertulang, pasangan batu kali, dan U-Ditch precast. Metode penelitian menggunakan tahapan Value Engineering meliputi tahap informasi, analisis fungsi, kreativitas, evaluasi, dan rekomendasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alternatif beton bertulang 60×40 cm menghasilkan penghematan biaya terbesar sebesar 50,09%, sedangkan alternatif U-Ditch precast 60×40 memberikan percepatan waktu pelaksanaan terbaik sebesar 65,52% dibandingkan perencanaan awal. Alternatif U-Ditch precast dipilih sebagai alternatif paling optimal karena mampu memberikan keseimbangan antara efisiensi biaya, percepatan waktu pelaksanaan, dan pemenuhan mutu teknis. Penggunaan sistem pracetak juga dinilai lebih efektif dalam mendukung keberlanjutan distribusi air irigasi sehingga tidak mengganggu masa tanam petani. Penelitian ini membuktikan bahwa penerapan Value Engineering pada tahap perencanaan mampu menghasilkan alternatif desain yang lebih efisien dan mendukung pembangunan infrastruktur pertanian.</p> 2026-07-24T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Teknik Indonesia https://www.jti.publicascientificsolution.com/index.php/rp/article/view/921 Priority Sequence Analysis of Local Primary Road Bridge Infrastructure Handling Using AHP and TOPSIS Methods in Bojonegoro Regency 2026-07-15T06:45:19+00:00 Arik Nur Cahyo arik.nur.cahyo.st.86@gmail.com Esti Wulandari wulandariesti@untag-sby.ac.id Andi Patriadi andipatriadi@untag-sby.ac.id <p>Optimal management of bridge infrastructure requires effective planning and implementation. Currently, bridge maintenance prioritization in Bojonegoro Regency faces challenges due to budget limitations resulting from central government efficiency policies. Therefore, selecting priority bridges from the list proposed in the budget implementation document is essential to ensure that bridge maintenance programs managed by the Public Works and Spatial Planning Office are implemented efficiently and appropriately. This study aimed to analyze the priority sequence for handling primary local road bridge infrastructure in Bojonegoro Regency by considering various aspects and criteria objectively. Among various decision-making methods, the Analytical Hierarchy Process (AHP) and the Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) were considered suitable approaches because they assist in solving complex decision-making problems by organizing criteria and alternatives into a hierarchical structure. The results of the AHP and TOPSIS analyses showed different priority rankings for bridge handling. Based on the AHP method, the priority order was Bridge<em> Sambeng–Kedewan</em> 19, Bridge <em>Sambeng–Besah 5, </em>Bridge<em> Sumberrejo–Kepohkidul 2, </em>Bridge<em> Watujago–Bobol 3, </em>Bridge<em> Sidobandung–Sepat 6, and </em>Bridge<em> Kapas–Sampang 1. Meanwhile, the TOPSIS method produced the priority order of </em>Bridge<em> Sambeng–Kedewan 19, </em>Bridge<em> Watujago–Bobol 3, </em>Bridge<em> Sambeng–Besah 5, </em>Bridge<em> Sumberrejo–Kepohkidul 2, Bridge Sidobandung–Sepat 6, and </em>Bridge <em>Kapas–Sampang</em> 1.</p> 2026-07-21T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Teknik Indonesia